OPINI  

Ketua PD Muhammadiyah Kuningan Ajak Penanganan Serius Maraknya LGBT

Oplus_16908288

KUNINGAN, DjalapaksiNews – Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Kabupaten Kuningan, Ustadz Dadan Rahmatun Ramdan Lc, menyerukan langkah konkret dan terkoordinasi dalam menangani maraknya praktik Lesbian, Gay, Biseksual, dan Transgender (LGBT). Ia menegaskan, persoalan ini bukan hanya urusan segelintir pihak, melainkan tanggung jawab bersama antara pemerintah, ulama, tokoh pemuda, dan seluruh lapisan masyarakat, karena ini adalah tugas bersama untuk menjaga generasi bangsa khususnya di Kabupaten Kuningan.

“Bagaimana bangsa ini akan baik jika generasi penerus bangsa tidak baik dan tidak ada upaya dari kita semua untuk memperbaiki.” ujarnya, Rabu (13/8/2025).

Menurutnya, pemerintah tidak boleh memberi kesan pembiaran, apalagi seakan memfasilitasi aktivitas komunitas LGBT.

“Saya yakin pemerintah tidak melakukan itu, tapi persepsi publik harus dijaga. Ketegasan sikap harus terlihat,” tegasnya.

Ustadz Dadan juga mengajak para ulama dan dai untuk menjadikan fenomena ini sebagai bahan evaluasi gerakan dakwah. Ia menilai, pesan-pesan moral harus disampaikan dengan strategi yang lebih adaptif, realistis, dan memiliki progres yang jelas.

“Jika dosa dan maksiat sudah terang-terangan lalu dibiarkan, maka dampaknya akan mengenai semua sendi kehidupan. Nabi SAW telah mengingatkan, Tidaklah suatu Kaum yang perbuatan maksiat dilakukan di tengah mereka lalu mereka mampu untuk merubahnya kemudian mereka tidak mau merubahnya, melainkan hampir saja Allah SWT meratakan hukumannya pada mereka.,” ucapnya, mengutip hadis riwayat Abu Daud.

Di momentum kemerdekaan ini, beliau menyampaikan harus dimaknai sebagai ajakan untuk memperbarui tekad dalam melakukan ishlahul mujtama (perbaikan masyarakat).

“Manusia yang merdeka sejatinya adalah yang terbebas dari jeratan setan dan hawa nafsu, serta memiliki jati diri untuk menjadi lebih baik di masa depan,” pungkasnya.

(A. Sulis)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *