KUNINGAN, DjalapaksiNews – Langit Ciremai Institute memulai langkah besar dalam membentuk generasi muda kritis dan peka politik dengan menggelar Sekolah Politik Nitisastra perdana di Villa Kampung Gunung, Kabupaten Kuningan, Sabtu–Minggu (9–10/8/2025). Sebanyak 26 mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi di wilayah III Cirebon mengikuti pelatihan intensif selama dua hari penuh.
Peserta berasal dari Universitas Kuningan (UNIKU), Universitas Islam Al-Ihya (UNISA), Universitas Muhammadiyah Kuningan (UMK), hingga Universitas Majalengka (UNMA). Melalui metode diskusi interaktif, simulasi, dan studi kasus, pelatihan ini bertujuan mengasah logika, meningkatkan kemampuan analisis, serta menumbuhkan keberanian menyampaikan aspirasi.
Ketua Pelaksana, Ikhlasul Amalda, dalam sambutannya menegaskan kegiatan ini bukan sekadar agenda seremonial.
“Kami ingin anak muda punya keberanian, kecerdasan, dan kepedulian untuk mengawal perubahan di daerah,” ujarnya.
Kegiatan ini dibuka Wakil Bupati Kuningan, Tuti Andriyani, yang mendukung dan menekankan pentingnya pendidikan politik sejak dini bagi pemuda.
“Kami sangat mendukung kegiatan ini. Anak muda harus melek dengan politik, kegiatan seperti inilah yang menjadi wadah untuk pematangan dan penguatan anak muda untuk berkontribusi dalam pembangunan,” ujarnya.
Sementara itu, Staf Ahli Bupati Kuningan Bidang Pembangunan Ekonomi dan Keuangan, Dr. Elon Charlan M. Pd, turut memperkenalkan konsep “Panca Niti” sebagai bekal bagi peserta yaitu Harti (memahami tujuan), Surti (menguasai pengetahuan), Bakti (mengabdi), Bukti (melahirkan karya nyata), dan Sejati (membangun fisik dan mental seutuhnya).
Dengan konsep kawah candradimuka, Langit Ciremai Institute berharap Sekolah Politik ini menjadi wadah lahirnya pemimpin muda yang berani, cerdas, dan siap terjun di arena demokrasi.
(A. Sulis)












